Teknik Pertama:
Reboot lah sistem Linux anda, dan masuk ke dalam LINUX SINGLE MODE. Bagaimana masuk Linux Single Mode ini?
Ketika Linux anda melakukan booting dan masuk ke mode GRUB.

Pada mode GRUB akan terdapat beberapa pilihan kernel. Biasanya disitu juga kita memilih Sistem Operasi lain jika dilakukan dual Boot. Saat itu pilihlah salah satu kernel, jangan tekan enter, dan langsung ketik ‘E’ untuk meng-edit boot kernel tersebut.
Setelah tekan E akan muncul pilihan :
root
kernel
initrd
Pilihlah KERNEL, dan akan muncul seperti ini
KEtikkan seperti ini
Maka Linux akan booting, dan akan masuk langusng dengan mode ROOT
ketikkan :
Dan masukkan password dan boot linux anda seperti biasa
TEKNIK KEDUA
Teknik kedua ini telah banyak dikenal dengan menggunakan BOOT CD, dan system akan berjalan pada CD. Saat itu, buatlah sebuah direktori bayangan pada Linux anda.
dan mount lah linux yang ada dalam hardisk anda ke dalam direktori baru itu.
#dmesg</div> dan pilihlah dan cobalah yang kira kira memuat direktori root linux hardisk anda. Ceklah dengan <div class="codeheader">Code:</div> <div class="code">#ls /mnt/linuxboot</div> Harusnya hasilnya adalah: <div class="codeheader">Code:</div> <div class="code">/root /boot /etc /usr dll</div> Nah jika saat itu benar, maka gunakanlah perintah UNTUK MEMINDAH SYSTEM LINUX YANG SEMULA BERJALAN DI CD MENJADI KE HARDISK dengan perintah: <div class="codeheader">Code:</div> <div class="code">#chroot /mnt/linuxboot</div> Setelah itu, system akan berpindah ke Linux Hardisk anda. Selanjutnya lakukan hal ini: <div class="codeheader">Code:</div> <div class="code">#passwd</div> Masukkan password yang anda suka, dan rebootlah seperti biasa, jangan lupa remove dulu CD anda