Para pelaku bisnis jaringan, atau pengelola jaringan instansi dan institusi banyak sekali mencari program-program yang digunakan untuk melakukan traffic shapping atau bandwidth manager. Pada linux yang paling familiar adalah dengan menggunakan htb atau cbq. Sedangkan di BSD biasanya menggunakan ip dummynet dengan perintah-perintah ipfw
Nah bagi yang nggak mau berpusing-pusing dengan htb atau cbq maka ada suatu solusi yang lumayan ringkas dan cukup akurat.. Asal tahu aja kalau htb dan cbq yang selama ini saya pake ternyata memiliki kekurangan. Mereka tidak tahan dengan beban tinggi. Nah, ternyata linux juga memiliki solusi dengan menggunakan tools jaringan bawaannya yang bernama iptables. Iptables ini sudah biasa digunakan mengelola jaringan, mengarahkan route, memblokir, meneruskan, memberrikan aturan antrian dll. Lho terus gimana dong memberikan aturan traffic shapping dalam Linux?
Begini:
Komponen rule utama dalam iptables yang perlu dipakai adalah:
iptables blablablabla –source/–destination -m limit –limit xx/s –limit-burst xx -J ACCEPT
tapi dengan catatan bahwa secara policy, targetnya adalah DROP
Contoh:
Misalnya saya punya jaringan dengan kondisi seperti ini
Saluran masuk dari internet melalui
eth0, kemudian traffic internet tersebut dibagi ke
eth1, dengan net address 192.168.10.0/24
eth2, dengan net address 192.168.100.0/24
Kemudian pada net address yang pertama tersebut ada beberapa sub blok yaitu
- marketing
- hosting
- administrator
- technical support
- management
maka
contohnya:
iptables -P FORWARD -j DROP
iptables -A FORWARD -d 192.168.10.0/24 -m limit –limit 100/s –limit-burst 20 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -s 192.168.10.0/24 -m limit –limit 100/s –limit-burst 20 -j ACCEPT
;semua traffic masuk dan keluar dari 192.168.10.0/24 dibatasi maksimal sejumlah 100kbps
1 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
[...] Uncategorized veddy 1:44 pm Traffic Shaping dengan IPTABLES [...]
Ping balik oleh Traffic Shaping dengan IPTABLES « Coretan aku,Coretan teman2 dan pengalaman. Agustus 28, 2007 @ 1:44 pm